Elemen Tembaga Dalam Desain Interior Ruangan

Belum banyak design interior rumah yang menggunakan elemen tembaga sebagai tambahan atau pemanis pada design interior rumah. Jika dilihat lebih detail akan nilai estetika yang diberikan pada design interior elemen tembaga memiliki karekter khas salah satunya adalah  warna keemasan dan kilauannya.

Jika mengetahui manfaat stainles steel, yaitu memiliki tahanan terhadap karat yang cukup baik hal itu sama dengan tembaga. Jadi akan sangat cocok jika dipadukan pada design interior rumah baik sebagai hiasan atau produk pakai yang dipajang di dalam rumah.

Ketika tembaga diaplikasikan sebagai interior rumah  akan memiliki karakter yang khas, sehingga memberikan tampilan ruangan rumah terlihat klasik dan mewah. Untuk gaya interior bisa diaplikasikan atau dipadukan hampir dengan semua gaya interior.

Dalam pengaplikasian tembaga pada design interior harus memperhatikan gaya interior apa yang diterapkan pada ruangan rumah, sehingga pada saat pemilhan elemen atau produk tembaga tepat dan berhasil dalam menampilkan kesan klasik dan mewah pada ruangan rumah.

Untuk berbagai jenis produk tembaga yang sesuai dengan design interior rumah tidak perlu susah untuk mencarinya, karena sudah banyak pengrajin tembaga  yang menghasilkan produk tembaga berkualitas baik dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Salah satu pengrajin tembaga yang terkenal di Indonesia berada di daerah Boyolali, Jawa Tengah. Disana bisa didapatkan berbagai jenis produk tembaga mulai dari size kecil hingga yang besar.

Gaya Design Interior  

1. Modern

interior modern
Ruangan dengan gaya desain modern, sumber: narasidesign.com

Design modern adalah istilah dalam dunia design interior yang merujuk kepada rumah dengan design yang bersih dan pemilihan warna yang sederhana seperti warna-warna dasar dan tidak terlalu mencolok.

Untuk elemen interior yang digunakan berbahan seperti kaca, logam, dan baja. Bagi Anda yang ingin menambahkan elemen tembaga dalam design modern harus berhati-hati agar elemen tembaga yang ditambahkan tidak membuat kesan gaya modern pada interior ruangan menjadi tidak balance atau seimbang.

Design modern mengutamakan kesan yang simple pada setiap elemen yang digunakan termasuk furniture, sehingga penggunaan elemen harus bisa menyeimbangi dan hindari pemakaian elemen yang berlebihan.

Baca juga: 6 Ide Dekorasi Dapur Sempit Pilihan Untuk Anda

2. Kontenporer

Modern dan kontenporer adalah dua gaya design interior yang sering digunakan secara bersamaan. Tetapi dalam pengaplikasiannya gaya kontenporer lebih fleksibel ketimbang gaya modern yang lebih kaku.

Jadi bagi Anda yang ingin menambahkan elemen tembaga kedalam design gaya kontenporer bisa diplikasikan untuk menampilkan kesan klasik dan mewah pada ruangan. Tinggal disesuakan denga elemen lain yang digunakan agar kesan yang ingin ditampilkan tetap terlihat seimbang.

3. Minimalis

gaya interior minimalis
Ruangan dengan desain interior minimalis, sumber: artikel.rumah123.com

Gaya design minimalis adalah gaya design modern yang sangat disederhanakan dan menggunakan pilihan warna yang netral. Tujuan dari pemilihan warna yang netral adalah untuk memberikan kesan yang lapang pada sebuah ruangan dengan luas area yang tidak terlalu besar.

Dengan luas area yang minim pemakaian furniture atau eleman tambahan tidak terlalu banyak, sehingga bagi Anda yang ingin menghadirkan elemen tembaga bisa memilih produk tembaga yang memiliki nilai fungsi pakai agar mengurangi tata letak, seperti lampu meja atau gantung dengan material temabaga.

4. Industrial

Sesuai dengan namanya gaya industrial adalah jenis gaya design interior yang terinspirasi dari gudang atau loteng kota. Ruangan yang menggunakan gaya ini terkesan memiliki tampilan tidak selesai, padahal itu merupakan ciri khas dari gaya industrial.

Salah contohnya adalah ruangan yang membiarkan tembok batanya terlihat atau tidak dilapisi dengan material tambahan, langit-langit ruangan yang tinggi, menggunakan material kayu tua, dan lampu gantung dari logam atau bisa juga tembaga.

Jadi sangat cocok menjadi gaya interior ruangan bagi Anda yang ingin memberikan sentuhan lebih elemen tembaga pada ruangan agar kesan klasik dan juga mewah bisa ditampilkan atau dipadukan dengan gaya interior industrial.

5. Tradisional

interior tradisional
Ruangan dengan gaya desain tradisional, sumber: dekoruma.com

Gaya interior tradisional adalah gaya design dengan melibatkan detail nuansa klasik, perabotan mewah, dan aksesoris yang lumayan banyak. Diketahui bahwa gaya interior ini berasal dari benua Eropa.

Elemen furniture yang digunakan bisanya menggunakan detail yang rumit untuk menampilkan kesan yang dalam dan dimensi penuh lapis dalam sebagian design tradisionalnya. Jika Anda ingin menambahkan elemen tembaga pada gaya tradisional usahakan element yang digunakan memiliki bentuk yang unik atau simetris agar kesan klasik bisa seimbang.

Inilah alasan mengapa gaya tradisional memiliki tingkat yang lumayan rumit dalam pengaplikasian pada sebuah ruangan. Karena tidak semua ruangan bisa menerapkan gaya ini pada design interior, hanya ruangan yang memiliki luas area yang lumayan besar untuk menarapkannya.

Cara Merawat Produk Tembaga

prduk tembaga
Jenis-jenis produk tembaga, sumber: satuma-kraf.com

Ketika menggunakan produk atau elemen tembaga pada interior ruangan seperti pada furniture lainnya yang digunakan, pastinya harus dirawat dengan cara membersihkannya dari debu atau kotoran yang menempel pada permukan atau bagian sisi lainnya.

Baca juga: Jasa Interior Kamar Tidur Jogja, Free Konsultasi & Custom Desain

Perawatan pada element atau produk yang digunakan pada interior rumah tentunya perlu dilakukan secara berkala agar tetap awet dan dapat bertahan lama. Berikut ini beberapa cara yang bisa dikuti untuk merawat produk tembaga diantaranya:

  1. Berisihkan dengan menggunakan kain lembut dan sabun yang memiliki kadar PH atau tingkatkan keasaman rendah. Tembaga memiliki sifat antibakteri alami yang sama dengan perak. Jadi tidak memerlukan banyak komponen pembersih dalam merawatnya.
  2. Gunakan air bersih dan jangan campur dengan bahan kimia lainnya yang dapat merusak tampilan warna pada tembaga.
  3. Waxing digunakan untuk melindungi bagian luar permukaan produk tembaga agar tetap terlihat mengkilat atau kinclong. Caranya adalah dengan megoleskan lilin pasta bening atua braso setiap beberapa minggu sekali atau bisa dilakukan secara berkala.

Itulah cara perawatan element atau produk tembaga, sangat simple dan tidak terlalu sulit untuk dilakukan. Jadi tetap selalu melakukan perawatan pada produk tembaga yang digunakan sebagai element pada design interior ruangan agar kesan klasik dan mewah tetap ditampilkan dengan maksimal.

Leave a Comment

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu?