6 Tips Memulai Bisnis Interior Bagi Pemula

Perkembangan bisnis properti sampai dengan saat ini tentu turut memacu perkembangan bisnis interior secara umum. Ini menjadikan peluang untuk turut bermain dalam dunia bisnis interior menjadi terbuka lebar. Maka tak heran jika banyak bermunculan pebisnis-pebisnis ataupun perusahaan interior baru yang mencoba peruntungannya di dunia bisnis interior.

Untuk anda yang tertarik dengan dunia properti terlebih dunia interior, tidak ada salahnya untuk belajar dan mencoba tumbuh di bisnis properti atau interior. Hanya saja, semua hal tentu ada ilmunya, perlu bekal yang cukup serta bimbingan yang memadai. Sebab, sekedar modal bakat apalagi modal berani dan nekat saja tidak cukup.

Oleh karena itu ada beberapa hal yang perlu anda tahu untuk kemudian anda pertimbangkan sebelum benar-benar menggeluti dunia properti, dalam hal ini bisnis interior. Berikut ini akan kami ulas lebih detail hal-hal penting terkait bisnis interior sekaligus tips memulai bisnis interior bagi pemula.

1. Memahami Filosofi Bisnis

Segala sesuatunya perlu untuk berangkat dari pandangan dasar tentang sesuatu tersebut. Pandangan dasar inilah yang seringkali diistilahkan dengan filosofi. Oleh karena itu, penting untuk terlebih dahulu memiliki pandangan dasar tentang bisnis sebelum betul-betul memulai bisnis.

Islam sebagai filosofi bisnis. Sumber : unsplash.com
Islam sebagai filosofi bisnis. Sumber : unsplash.com

Prinsipnya bisnis adalah bagian dari sebuah aktivitas. Tiap-tiap aktivitas selalu terikat dengan setidaknya empat hal. Keempat hal tersebut adalah tujuan bisnis, motivasi bisnis, nilai dari bisnis itu sendiri serta sarana pendukung berlangsungnya aktivitas bisnis.

Pertama tentang tujuan bisnis. Prinsipnya, karena kita hidup berketuhanan, maka semua aktivitas tidak terkecuali bisnis adalah bertujuan agar dengan aktivitas maupun bisnis kita, Allah kemudian ridha. Tentu saja hal ini bisa tercapai selama kita tetap pada jalur yang seharusnya.

Untuk motivasi bisnis adalah motivasi materi dengan terpenuhinya berbagai kebutuhan sandang, pangan dan papan kita. Untuk nilai dari aktivitas bisnis tentu saja nilai materi atau keuntungan. Sedangkan sarana relatif bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan pengadaan.

2. Kenali Passion, Kembangkan Ide Dan Susun Rencana

Setelah memahami filosofi bisnis dengan baik, serta sebelum terjun memulai bisnis interior secara langsung, tulis terlebih dahulu di atas kertas gambaran tentang ide bisnis interior yang ada di kepala. Tentukan anda akan bermain di mana, bagian desain sebagai perancang berbagai perkakas dan interior rumah tangga, desain bangunan, produsen interior, sekedar distributor produk-produk interior atau justru jasa konsultan bisnis interior dan lain sebagainya.

Bisnis properti berbasis passion. Sumber : unsplash.com
Bisnis properti berbasis passion. Sumber : unsplash.com

Untuk bisa menentukan anda akan bermain di bagian maana dari rangkaian bisnis interior, anda perlu mengenali diri anda. dalam hal ini adalah passion dan skill anda secara spesifik yang berkaitan dengan dunia interior. Jika sudah ketemu dan yakin, maka pengembangan ide dan penyusunan rencana bisa dilakukan.

Pengembangan ide dan penyusunan rencana bisa anda tuangkan dalam sebuah proposal bisnis atau bisnis plan dengan format dan kerangka sebagaimana pada umumnya sebuah rencana bisnis. Sambil jalan terus lakukan perbaikan dan evaluasi dengan rajin-rajin mengamati fakta maupun literatur seputar bisnis properti, elemen interior dan lain sebagainya yang telah berjalan.

3. Perencanan Sumber Daya

Setelah menemukan ide yang jelas, yang perlu untuk dilakukan selanjutnya adalah menghimpun seluruh sumber daya yang memungkinkan untuk dikumpulkan. Mulai dari sumberdaya dana, perlengkapan, sarana prasarana, dan segala yang hal sekiranya dibutuhkan berdasar pada ide bisnis yang telah disusun sebelumnya.

4. Membangun Portofolio

Nah yang juga penting untuk dilakukan adalah menyusun portofolio bisnis interior anda. Portofolio adalah hal pertama yang akan klien lihat dan inginkan dari anda. Alternatif mudah untuk hal ini adalah anda bisa melakukan uji coba dekor interior di rumah anda atau bisa juga di tempat kerja anda saat ini lalu abadikan momen before dan momen after sebagai pembanding.

Upayakan untuk mengambil gambar terbaik untuk portofolio bisnis anda. Sebab, portofolio yang baik dan menarik akan menjadi aset penting sebuah bisnis dalam menarik konsumen atau klien. Anda bisa memperkaya referensi interior untuk menunjang hal ini.

5. Membangun Networking

Siapa bilang aset hanya dalam bentuk barang dan uang?. Faktanya ada aset dalam bentuk lain yang nilainya justru tidak kalah dari nilai uang dan barang. Ya, aset bernilai tersebut adalah nerwork atau jaringan atau hubungan baik dengan sesama terlebih pihak-pihak yang memang memiliki kaitan dengan dunia interior.

Tidak ada jaringan yang tidak bernilai atau tidak berguna. Semua jaringan berguna. Hanya saja kadang kita lah yang kurang mampu dalam memanfaatkan jaringan yang kita punya. Sepeti jaringan supplier, designer, bahan baku dan lain sebagainya.

Network penting untuk pertumbuhan bisnis. Sumber : unsplash.com
Network penting untuk pertumbuhan bisnis. Sumber : unsplash.com

Salah satu hal yang bisa anda lakukan adalah dengan mengikuti beberapa seminar bisnis. Hal ini akan membuka peluang jaringan karena peserta seminar bisnis tentunya punya passion yang sama dengan anda, membuka lebih lebar wawasan anda terkait dengan bisnis baik filosofis maupun hal-hal praktis dan lain sebagainya. Terlebih jika terdapat paket seminar kit dari seminar bisnis tersebut yang turut mendukung wawasan maupun inspirasi bisnis interior anda.

6. Perencanaan Marketing

Aspek marketing adalah aspek yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Sebagus apapun sebuah produk, tidak akan bisa maksimal jika tidak didukung dengan perencanaan marketing yang baik. Terlebih di era digital saat ini, penguasaan digital marketing menjadi sesuatu yang wajib bagi para pelaku bisnis dan usaha.

Maka, segala hal yang diperlukan untuk menyusun dan merencanakan marketing atau pemasaran produk sebaiknya sedini mungkin dilakukan. Setidaknya anda bisa mengamati, meniru serta memodifikasi pola marketing lain agar dari hari ke hari ada evaluasi dan ada perbaikan tentunya.

Nah itu dia beberapa hal yang penting untuk maklumat awal sebelum anda memulai bisnis interior, serta enam tips sebelum memulai bisnis interior bagi pemula. Terakhir, pastikan anda memiliki satu orang mentor yang nantinya akan memberikan arahan dan semangat dalam bisnis interior anda agar anda bisa terus tumbuh dengan baik. Mudah-mudahan bermanfaat. Sekian dan terima kasih.

Leave a Comment

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu?