Alat Sangrai Kopi Tradisional Yang Perlu Anda Ketahui

Anda penggemar kopi? Agar biji kopi langsung dapat di seduh, tentunya membutuhkan alat yang digunakan untuk menghasilkan bubuk kopi. Ada dua cara yang di lakukan untuk menghasilkan bubuk kopi, yakni menggunakan alat sangrai kopi modern dan alat sangrai kopi tradisional.

Nah, bagi para penikmat kopi, penting sekali Anda mengetahui alat kopi seperti apa yang di gunakan untuk menghasilkan kopi bubuk. Karena ini juga mempengaruhi citra rasa kopi. Sekarang, Kita akan membahas macam-macam alat kopi sangrai tradisional yang digunakan untuk membuat kopi bubuk.

Proses dalam menghasilkan kopi hanya dilakukan dengan menjemur buah kopi sampai kering. Kemudian, biji kopi akan dipanggang menggunakan peralatan seadanya, pada saat itulah kopi dapat dikonsumsi.

Saat ini, menyangrai kopi baik jenis robusta atau arabika dengan cara tradisional masih dilakukan di berbagai negara produsen kopi. Selain hanya untuk sekedar konsumsi pribadi, menyangrai dengan kopi cara tradisional juga dapat menjadi tontonan wisata yang menarik.

4 Jenis Alat Sangrai Kopi Tradisional

Alat sangrai yang pertama kali dipakai yakni ada panci yang berbentuk lempengan tipis dan berpori. Panci kemudian dipanaskan di atas tungku api.

Setelah panas, kemudian biji kopi di letakan ke atas panci tersebut. Hanya sedikit saja biji kopi yang dapat disangrai, dan membutuhkan waktu yang terbilang cukup lama hingga kopi disangrai.

Berikut ini Kami sajikan informasi mengenai perlengkapan sangrai kopi tradisional yang digunakan untuk membuat kopi, simak informasi selengkapnya ;

1.Sangari Menggunakan Wajan Logam

Alat sangrai kopi tradisional yang pertama kali ada wajan logam. Proses penyangraian merupakan tahapan penting dalam proses produksi kopi bubuk, di mana pembentukan aroma, serta cita rasa khas kopi sangat ditentukan pada proses ini.

Saat ini proses sangrai biji kopi kebanyakan sudah menggunakan silinder dan wajan berbahan logam dari jenis besi atau aluminium.

Wajan logam merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional,  sumber ; google.com
Wajan logam merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional, sumber ; google.com

2. Sangrai Menggunakan Gerabah

Perlengkapan yang kedua ada wajan dari gerabah.Penggunaan alat sangrai non logam yang terbuat dari gerabah sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat karena berbagai alasan.

Gerabah juga bisa menjadi souvernir dapur. Namun masih ada pelaku usaha produsen kopi bubuk di Sumba Barat yang masih mempertahankan cara penyangraian tradisional, yaitu dengan menggunakan gerabah tanah liat berbentuk wajan.

Penelitian telah dilakukan untuk menganalisa secara deskriptif adanya perubahan parameter sifat fisik biji kopi selama penyangraian dan uji kesukaan warna aroma rasa kopi bubuk yang dihasilkan.

Pengujian dilakukan dengan cara membandingkan antara biji kopi sangrai dengan menggunakan wajan logam dan non logam/gerabah.

Gerabah merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional, sumber ; google.com
Gerabah merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional, sumber ; google.com

Penyangraian dengan menggunakan jenis tungku tanah liat berbahan bakar kayu. Pengadukan biji kopi pada kedua wajan dilakukan secara manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter perubahan sifat fisik biji kopi matang lebih cepat terjadi pada wajan logam.

Tingkat kematangan biji kopi ditunjukkan adanya perubahan warna yang semula coklat kehijauan berubah menjadi coklat kehitaman. Sedangkan dari uji kesukaan terhadap aroma dan rasa kopi bubuk semua panelis lebih menyukai kopi bubuk hasil sangrai menggunakan wajan gerabah dibandingkan dengan wajan logam.

3. Alat Bantu Sutil

Siapa yang di antara Kita yang tidak mengenal Sutil ? Nah, selain menjadi peralatan dapur, sutil merupakan salah satu perlengkapan sangrai kopi tradisional yang pada umumnya di gunakan.

Pada umumnya, penggunaan Sutil sebagai sarana sangrai kopi tradisional dilakukan oleh masyarakat.Untuk kapasitas perusahaan pada umumnya sudah menggunakan mesin modern sebagai alat sangrai, yang sudah menggantikan alat sangrai kopi tradisional.

Masyarakat memproduksi kopi hanya untuk konsumsi keluarga saja, jarang untuk komersial. Adapun untuk komersial tentunya dengan kapasitas produksi yang relatif kecil dibandingkan dengan produksi oleh perusahaan.

Mempertahankan teknik sangrai secara tradisional memang tak lah mudah. Terlebih lagi, saat ini banyak mesin sangrai kopi modern. Namun, menyangrai kopi dengan teknik tradisional mempunyai keunikan, serta memiliki cita rasa khas bagi para penikmat kopi.

Sutil merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional,  sumber ; google.com
Sutil merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional, sumber ; google.com

Menyangrai kopi dengan cara manual dilakukan dengan cara memanaskan biji-biji kopi di atas penggorengan tanpa minyak. Proses ini harus ada yang menjaga untuk mengaduk-aduk biji kopi agar permukaan kopi benar-benar terlihat matang secara merata, tidak hanya pada bagian bawah yang matang atau justru gosong.

Proses pemanasan dilakukan di atas tungku dengan kayu bakar, hal ini membuat biji kopi berwarna kecokelatan. Proses pemanasan tersebut menggunakan kayu bakar yang membuat kopi semakin tambah nikmat.

4. Kayu Bakar Menjadi sebagai Instrumen Pendukung

Kayu bakar bisa dikatakan sebagai alat untuk membantu pembakaran dalam proses sangrai kopi tradisional. Ada orang yang menilai apabila aroma kayu bakar akan menempel di biji kopi, akan terasa pada saat biji kopi tersebut sudah diseduh menjadi minuman.

Salah satu pembuat kopi dengan alat tradisional berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Nah, jika Anda mau pergi melihat langsung bagaimana proses pembuatan kopi dengan instrumen sangrai kopi tradisional di Banyuwangi Anda bisa sewa elf Jogja.

Kayu bakar merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional,  sumber ; google.com
Kayu bakar merupakan salah satu alat sangrai kopi tradisional, sumber ; google.com

Kekurangan dari kayu bakar, dapat membuat langit-langit atap rumah menjadi rumah. Dibandingkan dengan penggunaan kompor sebagai sarana sangrai kopi tradisional yang tidak begitu membuat langit-langit atap rumah menjadi hitam.

Suka Kopi Tubruk?

Demikian informasi yang dapat Kami sajikan berkenaan dengan jenis-jenis alat sangrai kopi tradisional. Sudah siap dengan biji kopi favorit Anda yang sudah disangrai? Jangan lupa digrinder dahulu sebelum menyeduhnya ya! 🙂

Cara menikmati kopi orang Indonesia paling favorit adalah dengan ditubruk. Bubuk kopi dengan tambahan air panas menjadi teman setia pagi hari dengan tambahan pisang rebus atau kue manis lainnya.

Bagi Anda yang ingin bereksperimen dengan cara lain selain ditubruk, kami sarankan mencoba french press. Sebelum nanti berganti dengan cara seduh lainnya. Selamat menikmati kopi.

Leave a Comment

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu?