Berikut Cara Sederhana Membersihkan Furnitur Kayu

Mebel atau furnitur merupakan bagian dari perlengkapan rumah yang mencakup semua barang semisal kursi, meja, dan lemari, dan lain sebagainya. Pada prinsipnya, berbagai macam perabot rumah tersebut dengan masing-masing fungsinya ada sebagai sarana bantu dalam berbagai hal.

Perannya sebagai sarana bantu menjadikan mabel atau furnitur memiliki intensitas pakai yang relatif tinggi. Dengan intensitas pakai yang tinggi tentu tidak boleh tidak berbagai furnitur tersebut perlu pada pemeliharaan yang memadai.

Membersihkan berbagai furnitur kayu itu sendiri agar tepat sasaran, maka harus terlebih dahulu memahami karakteristik material furniture. Dalam hal ini adalah bahan dasar furnitur. Yang demikian agar bahan dan cara yang dipakai dalam perawatan bisa sesuai dengan material furnitur.

Mengenal Jenis Kayu Untuk Furnitur

Sebagaimana cetak kemasan yang memiliki cukup banyak jenis, material kayu untuk furnitur juga cukup beragam dalam jenisnya. Hal ini agar cara-cara perawatan bisa lebih relevan dengan karakter material furnitur.

1. Kayu Solid

Kayu Solid. Sumber : google.com
Kayu Solid. Sumber : google.com

Kayu solid menjadi dalah satu bahan baku terkuat dibandingkan dengan kayu olahan. Meski demikian, ketersediaan kayu solid cukup terbatas sehingga harganya pun cukup mahal jika dibandingkan dengan material kayu olahan.

Jenis kayu solid yang banyak digunakan untuk furniture ini umumnya kayu jati, sungkai ataupun nyatoh. Beberapa kayu ini dipilih karena memiliki urat kayu yang cantik sehingga bagus untuk di expose serta lebih tahan terhadap cuaca ataupun rayap.

2. Plywood

Plywood adalah kayu olahan pabrik yang dibuat dari lapisan-lapisan kayu yang ditumpuk secara berlapis. Lapisan-lapisan kayu tersebut direkatkan dengan sudut urat yang diseleraskan serta disusun ganjil-genap untuk menghasilkan kombinasi yang kuat dan stabil .

Plywood yang terdiri dari tiga lapis biasa kita kenal dengan istilah tripleks (three-ply), 5 lapis (five-ply), 7 lapis (seven-ply) dan 9 lapis (nine-ply). 5 lapis dan selebihnya disebut multipleks atau multiply.

3. Blockboard

Blockboard terbuat dari kumpulan potongan kayu-kayu kecil berukuran sekitar 2.5 – 5 cm yang dipadatkan menggunakan mesin dan diberi pelapis vinir (venner) di kedua sisinya sehinga menghasilkan lembaran yang menyerupai papan.

Blockboard. Sumber : dekoruma.com
Blockboard. Sumber : dekoruma.com

Blockboard terdiri dari 3 lapis yaitu lapis Muka (Face), lapis Inti (Core) yang terbuat dari kayu Hutan seperti kayu meranti, dan yang terakhir adalah lapisan paling belakang (Back) yang dibuat dari Plywood lembaran setebal 0.5 ~ 2.0 mm.

4. Medium Density Fibreboard

MDF terbuat dari serbuk halus dengan kombinasi bahan kimia seperti resin yang kemudian direkatkan dan dipadatkan. Kayu yang dipakai sebagai serbuk ini biasanya diambil dari kayu sisa perkebunan ataupun bambu.

Pemanfaatan material kayu sisa ini tentu saja membuat MDF lebih ramah lingkungan karna tidak harus menebang bohon sebagaimaana pada umumnya. Bentuknya bisa berupa papan atau lembaran. Keunggulan MDF adalah pada harganya yang relatif murah. Yang mana kayu jenis ini memang sengaja dibuat untuk mengatasi kelangkaan kayu solid.

5. Melaminto

Melaminto adalah multiplek dengan ketebalan 3 mm yang difinishing dengan cara polyester dan melamine, yang selanjutnya diberi pewarna. Standar warna untuk Melaminto adalah Putih. Meski ada juga warna warna lain seperti Hijau muda, Merah Muda, Biru Muda dan Cream.

Material ini cukup fleksibel dalam pengaplikasiannya semisal untuk material ruang bermain anak yang aman dan juga nyaman bagi anak-anak selama waktu bermain.

6. Partikel

Particle board terbuat dari partikel sisa pekerjaan kayu seperti serbuk gergaji, potongan kayu kecil, serpihan kayu yang dikombinasikan dengan bahan kimia resin yang direkatkan dengan tekanan tinggi dan kemudian dikeringkan.

Perbedaan Partikel dengan MDF adalah bahan MDF yang lebih halus dan seragam dibandingkan dengan particle board yang lebih kasar dan tidak beraturan. Sehingga, Particle board menjadi lebih rentan terhadap air lantaran memiliki pori – pori yang cukup besar sehingga mudah menyerap air.

7. Rotan

Material rotan. Sumber : borneonews.co.id
Material rotan. Sumber : borneonews.co.id

Selain kayu sebagai material atau bahan furnitur pada umumnya, ternyata Rotan turut menjadi alternative lain guna menjadi bahan pembuatan furnitur. Rotan memiliki banyak jenis mski tidak semua jenis rotan bisa dijadikan sebagai material mebel.

Itu dia tujuh jenis kayu yang pada umumnya dijadikan sebagai material berbagai macam furnitur hingga saat ini. Selanjutnya adalah beberapa cara membersihkan furnitur kayu yang bisa Anda praktekkan.

4 Cara Membersihkan Furnitur Kayu

Jenis material kayu yang berbeda tentu membutuhkan metode yang berbeda dalam membersihkan furnitur kayu. Karena seiring dengan berjalannya waktu, furnitur kayu sangat mungkin mengakumulasi kotoran yang selanjunya perlu pada penanganan seara berkala.

1. Membersihkan Furnitur Kayu Dengan Vacuum Cleaner

Membersihkan furnitur bermaterialkan kayu yang dicat relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan membersihkan ataupun memelihara furnitur dengan jenis permukaan kayu tanpa cat.

Jika ingin menghindari penggunaan lilin dan semir untuk membersihkan mebel, Anda bisa membersihkan permukaan mebel secara teratur dengan menggunakan penyedot debu kecil. Dilengkapi sikat dengan vakum untuk menghilangkan debu tanpa goresan.

2. Membersihkan Dengan Olesan Minyak

Perabot dengan material dasar kayu umumnya memerlukan pengolesan minyak pada permukaan mebel secara teratur untuk memastikan bahwa permukaan mebel tetap bersih dan berkilau.

Pengolesan minyak pada kayu. SUmber : medcom.id
Pengolesan minyak pada kayu. SUmber : medcom.id

Membersih furnitur kayu dengan lilin sebaiknya dihindari. Sebab lilin dapat menghalangi pori-pori kayu yang menyebabkan kayu sulit untuk terakses cairan sehingga kayu menjadi sangat rentan kering dan rapuh.

Untuk variasi minyak yang bisa Anda gunakan antara lain ada minya zaitun atau bisa juga minyak goreng. Keduanya bisa jadi alternatif pilihan yang baik untuk digunakan sebagai bahan oles pada permukaan mebel.

3. Membersihkan Dengan Cara Poles

Mebel furnitur kayu bisa juga dibersihkan dengan cara poles. Anda dapat menggunakan pernis dan sejenisnya. Sedangkan untuk barang antik, Anda lebih baik menggunakan lilin pasta untuk memberikan hasil yang lebih tahan lama.

Cara lain yang bisa Anda coba untuk membersihkan furnitur kayu ini adalah dengan kain bersih yang dibasahi teh sebagai media poles hingga mebel bersih. Atau menggunakan mayones pada bagian luar kayu untuk menghilangkan bercak putih dan semacamnya.

4. Membersihkan Perabotan Berbahan Kayu Khusus

Kayu khusus seperti rotan, anyaman, tebu, dan bambu. Untuk jenis material ini Anda sebaiknya fokus pada debu yang berada di sela-sela rotan. Anda bisa menggunakan kain microfiber yang dibasahi untuk membersihkan eksterior.

Anda juga dapat membilasnya dengan air untuk mengembalikan kelembapan seratnya sebagaimana semula. Dalam melakukannya tidak perlu terburu-buru agar kelembapan bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Demikian itu ulasan kali ini seputar jenis-jenis ,aterial mebel berbahan kayu serta cara-cara sederhana yang bisa Anda gunakan untuk membersihkan permukaan mebel tersebut. Mudah-mudahan bermanfaat. Sekian dan tterima kasih.

Leave a Comment

Open chat
1
Ada yang bisa kami bantu?